JENIS BAHAN DAN ALAT KEARSIPAN
A.
Pengertian Kearsipan
Kearsipan adalah suatu proses mulai dari penciptaan, penerimaan,
pengumpulan, pengaturan, pengendalian, pemeliharaan dan perawatan serta
penyimpanan warkat menurut sistem tertentu. Saat dibutuhkan dapat dengan cepat
dan tepat ditemukan. Bila arsip-arsip tersebut tidak bernilai guna lagi, maka
harus dimusnahkan.
Menyimpan dokumen arsip tidak lepas dari menggunakan peralatan arsip.
Peralatan arsip merupakan sarana yang digunakan pada bidang kearsipan, kualitas
peralatan arsip yang baik secara tidak langsung akan memperlama umur suatu
arsip. Peralatan ini pada umumnya dibuat menggunakan bahan-bahan yang tahan
lama seperti, logam, kayu, alumunium, besi, plastik, maupun bahan kuat lainnya.
B.
Fungsi Peralatan Arsip
Fungsi peralatan yang
digunakan dalam arsip antara lain sebagai berikut:
·
Sebagai sarana penyimpan arsip
·
Alat bantu untuk mempercepat,
meringankan, dan mempermudah pekerjaan dibidang kearsipan
·
Alat pelindung arsip dari bahaya
kerusakan, sehingga arsip bertahan lama
Pekerjaan mengarsip
merupakan bagian dari pekerjaan yang ada dalam bidang
administrasi/ketatausahaan, sehingga peralatan yang digunakan di bidang
kearasipan juga sebagian besar sama dengan yang digunakan dalam bidang
ketatausahaan.
Dalam hal ini adalah
peralatan yang pada umumnya digunakan untuk kegiatan penyimpanan surat atau
berkas-berkas (arsip).
C.
Macam-macam Peralatan Kearsipan
1. Map
Map adalah lipatan kertas atau karton (kertas manila) yang dipergunakan
untuk menyimpan arsip. Map mempunyai macam-macam bentuk dan ukuran. Map dapat
dibedakan menjadi 4 macam yaitu :
a.
Map biasa
Disebut juga stopmap folio karena hanya dapat dipergunakan untuk menyimpan
warkat atau rsip yang paling luas ukuran folio (21x34 cm).
Stopmap dilengkapi
dengan daun-daun penutup yang berfungsi melundungi atau menahan warkat-warkat
yang disimpan didalamnya agar tidak mudah lepas atau terpisah dari satuan atau
himpunan.
Gunanya untuk menyimpan warkat atau arsip yang masih akan diproses atau
masih dipergunakan dalam proses kegiatan perkantoran.
b.
Map tali
Yaitu stopmap yang memakai tali pengikat sebagai alat merapatkannya. Map
tali disebut juga portapel. Portapel ini terbuat dari karton dan diberi tali
atau pita. Pada bagian belakang diberi catatan dengan huruf yang jelas dan
teratur sehingga dari jauh dapat diketahui isinya.
c.
Map jepitan
Yaitu map yang memakai jepitan dari logam untuk memegang warkat atau arsip
dengan kuat sehingga arsip didalamnya tidak mudah terlepas . Map jepitan
disebut juga snelhecter. Snelhecter terbuat dari kertas tebal atau karton
dengan ukuran sama dengan stopmap folio dengan warna map jepitan yang
bermacam-macam. Warna tersebut sangat penting untuk membedakan tiap persoalaan.
d.
Map tebal
Map tebal menggunakan jepitan khusus dan bentuknya kokoh atau kokoh sehingga dapat disimpan secara vertical atau
berdiri/tegak. Map jenis ini sering disebut Briefordner atau ordner saja.
Penyimpana ordner lebih baik di atas rak
bukan didalam filing cabinet atau di dalam alamri karena memakan tempat.
2. Folder
Yaitu map tanpa di lengkapi daun penutup dan berupa lipatan kertas
tebal/plastic saja. Map ini fungsinya untuk menyimpan arsip yang selanjutnya
akan di masukkan dalam kotak arsip secara vertikal. Map ini juga mempunyai tab
yaitu bagian yang menonjol pada posisi atas untuk menuliskan judul tentang
arsip yang ada di dalam folder tersebut.
3. Guide
Guide merupakan lembaran kertas tebal atau karton yang digunakan sebagai
penunjuk atau sekat/pemisah dalam penyimpanan arsip. Guide terdiri dari 2
bagian, yaitu sebagai berikut :
o Tab Guide, yaitu bagian yang menonjol untuk menuliskan kode-kode,
tanda-tanda, atau indeks (pengelompokan) arsip.
o Badan Guide, berfungsi untuk menopang arsip-arsip yang ada di belakangnya.
4. Filling Cabinet
Filling cabinet adalah perabot kantor yang berbentuk empat persegi panjang
yang diletakkan secara vertikal. Filing cabinet terbuat dari jenis metal yang
kuat, tahan lama, dan tidak membuat lembab. Filing cabinet juga dapat dibuat
dari bahan plastik. Fungsinya untuk menyimpan arsip / warkat yang sangat
berharga bagi kelangsungan hidup suatu perusahaan atau organisasi. Ada dua
jenis filing cabinet yaitu :
o Lateral filing cabinet
Lateral filing cabinet adalah almari arsip yang berpintu dan mempunyai
pagan alas untuk menyimpan arsip.
o Drawer type filing cabinet
Drawer type filing cabinet adalah almari arsip dalam bentuk laci yang dapat
ditarik keluar-masuk. Filing cabinet ini biasanya terdiri dari 5 atau 6 laci
yang tersusun ke bawah.
5. Lemari Arsip
Lemari arsip berbentuk seperti lemari biasa yang terdiri atas susunan
rak-rak. Biasanya lemari ini dibuat dari bahan baja atau jenis metal yang
lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari bahaya kebakaran. Lemari arsip
digunakan untuk menyimpan arsip-arsip atau warkat.
6. Rotary Filling System
Rotary adalah semacam filing cabinet tetapi penyimpanan arsip dilakukan
secara berputar. Alat ini dapat digerakkan secara berputar, sehingga dalam
penempatan dan penemuan kembali arsip tidak banyak memakan tenaga. Alat ini
terbuat dari bahan yang kuat seperti logam atau besi. Arsip disimpan padaalat
ini secara lateral.
7. Kartu Indeks
Kartu Indeks yaitu kartu yang mempunyai ukuran 15 x 10 cm dan
mempunyai fungsi sebagai alat bantu untuk memudahkan penemuan kembali arsip.
Kartu indeks biasanya disimpan pada laci tersendiri yang disebut dengan laci
kartu indeks. Fungsi kartu indeks
alat bantu untuk memudahkan penemuan kembali arsip yang dibutuhkan.
Kegunaan kartu Indeks:
§ Untuk mengelompokkan/menyatukan (memberkaskan) arsip yang kode kegiatannya
sama dalam satu berkas.
§ Sebagai sarana menemukan kembali arsip.
Syarat-syarat mengindeks :
ü Singkat, jelas dan mudah diingat.
ü Berorientasi pada kebutuhan pemakai.
ü Merupakan kata yang mudah dimengerti.
ü Diambil atau ditentukan dari isi surat.
Peraturan Mengindeks:
Peraturan mengindeks
adalah suatu pedoman yang dijadikan dasar untuk menyimpan dan menemukan kembali
arsip berdasarkan abjad.
8.
Rak
Sortir
Adalah
suatu rak yang berguna untuk memisah-misahkan surat atau warkat yang diterima,
diproses, dikirimkan atau disimpan ke dalam folder masing-masing. Rak
sortir digunakan untuk memisah-misahkan
surat atau warkat yang diterima, diproses, dikirimkan atau disimpan ke
dalam folder masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar